Showing posts with label IPS. Show all posts
Showing posts with label IPS. Show all posts

Sunday, July 3, 2016

Macam- macam Gejala Alam Yang Terjadi di Indonesia Dan Cara Menghadapinya

Macam-macam Gejala Alam Yang Terjadi di Indonesia Dan Cara Menghadapinya

Macam-macam gejala alam dan cara menghadapinya. Kehidupan manusia di bumi pasti tidak lepas dengan alam. Dimana berbagai kebutuhan manusia telah tersedia di alam. Dan di alam juga banyak manfaat bagi manusia. Oleh karena itu, kita harus menjaga dan melestarikan alam kita. Agar tetap ada dan tidak rusak. Jika alam rusak manusia akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya. Di alam sering terjadi gejala alam. Gejala alam merupakan peristiwa alam yang terjadi di karenakan oleh faktor alam itu sendiri. Gejala alam ini akan merugikan manusia yang disebut bencana alam. Gejala alam ini datangnya tidak dapat diperkirakan. Gejala alam tidak hanya disebabkan oleh alam itu sendiri namun bisa disebabkan karena ulah manusia.

A. Macam – macam gejala alam

Ada banyak macam – macam gejala alam di Indonesia. Diantaranya yaitu sebagai berikut :


1. Gempa bumi


Gempa bumi adalah getaran yang terjadi pada lapisan kerak bumi dikarenakan adanya tenaga dari dalam bumi. Kekuatan gempa dapat diukur dengan seismograf. Seismograf yaitu alat pencatat kekuatan gempa. Besar kecilnya ukuran gempa dapat menggunakan skala Richter. Gempa bumi ini dapat menimbulkan gelombang pasang air laut menjadi sangat besar. Namun tidak semua akan menimbulkan hal seperti itu. Gelombang pasang air laut disebabkan karena adanya gempa didasar laut yang sering di sebut dengan tsunami.



2. Gunung meletus



Gunung meletus yaitu aktivitas gunung api mengeluarkan material yang berasal dari dalam perut bumi ke permukaan bumi. Gunung yang meletus akan mengeluarkan magma dari dalam bumi. Magma adalah cairan panas yang berasal dari dalam bumi. Gunung yang bisa meletus yaitu gunung yang masih aktif. Meletusnya gunung api ini akan sangat berbahaya. Magma yang keluar akan menimbulkan kerusakan dan keselamatan makhluk hidup. Namun setelah gunung meletus tanah daerah pegunungan akan cocok untuk pertanian. Karena setelah terjadi gunung meletus akan turun hujan, abu dan lahar yang keluar akan menyuburkan tanah.


3. Banjir


Banjir yaitu genangan air yang sangat deras dan tingginya melebihi tingkat normal. Banjir bisa disebabkan karena faktor alam dan juga bisa karena perilaku manusia. Banjir yang sangat membahayakan makhluk hidup yaitu banjir bandang. Karena banjir bandang terjadi secara tiba – tiba dan bisa menghayutkan. Penyebabkan banjir yaitu curah hujan yang tinggi sedangkan keadaan alam yang rusak.



4. Angin topan



Angin topan yaitu pusaran angin yang sangat kencang dengan kecepatan yang tinggi. Angin ini terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antara 2 daerah yang saling berdekatan. Angin ini biasanya terjadi pada pergantian musim. Angin topan yang berhembus dengan kecepatan tinggi akan mengakibatkan kerusakan pada lingkungan.


B. Cara menghadapi gejala alam

Agar tidak menimbulkan banyak korban akibat bencana – bencana alam. Maka perlu antisipasi dalam menghadapinya. Cara – cara mengahadapi gejala alam yaitu sebagai berikut :
  1. Cara menghadapi gempa bumi yaitu mencari tempat yang lebih tinggi bagi yang tinggal di daerah pantai agar terhindar dari tsunami, mencari tanah yang terbuka dan berlindung di tempat – tempat yang aman.
  2. Cara menghadapi tsunami yaitu mencari tempat perlindungan yang lebih tinggi seperti bukit atau yang lainnya.
  3. Cara menghadapi tanah longsor yaitu dengan cara reboisasi, penanaman pohon dan mencegah penebangan secara liar.
  4. Cara mencegah banjir yaitu membuat bendungan didaerah yang sering terjadi banjir dan membersihkan sampah di saluran air.


Demikianlah yang dapat saya sampaikan tentang gejala alam yang terjadi di Indonesia dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat bagi anda.

Tuesday, June 28, 2016

Hubungan Antara Kelangkaan Sumber Daya Dengan Kebutuhan Manusia

Hubungan Antara Kelangkaan Sumber Daya Dengan Kebutuhan Manusia

I. Kelangkaan

Kelangkaan adalah suatu kesenjangan antara kebutuhan manusia yang sifatnya tidak terbatas dengan sumber – sumber ekonomi yang sifatnya terbatas. Manusia dihadapkan pada suatu konflik antara keinginan manusia yang tak terbatas dengan sumber daya yang terbatas. Kelangkaan ini berbentuk barang atau jasa. Kelangkaan sangat berkaitan dengan penyediaan sumber daya. Sumber daya adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan barang atau jasa yang digunakan sebagai alat pemuas kebutuhan.

A. Kelangkaan sumber daya yaitu sebagai berikut :
  1. Kelangkaan sumber daya alam. Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang terdapat di alam. Contohnya hutan, air dll.
  2. Kelangkaan sumber daya manusia. Orang yang pandai dan memiliki modal saat ini masih langka. 
  3. Kelangkaan sumber daya modal. Sumber daya modal ini dapat berupa uang dan barang yang digunakan untuk kegiatan produksi. Saat ini masih kekurangan modal di Indonesia.
  4. Kelangkaan sumber daya pengusaha. Pengusaha merupakan orang yang dapat mengelola sumber daya lain untuk menghasilkan barang atau jasa.

B. Faktor – faktor penyebab kelangkaan
  1. Keterbatasan sumber daya produksi. Di lingkungan alam ini sudah tersedia sumber daya yang melimpah bagi kebutuhan manusia. Akan tetapi, jumlah sumber daya alam semakin berkurang akibat sifat manusia yang serakah.
  2. Perbedaan letak geografis. Letak geografis setiap negara didunia tidak sama sehingga persebaran sumber daya menjadi tidak merata. Perbedaan geografis ini dapat menimbulkan kelangkaan sumber daya.
  3. Perkembangan teknologi yang tidak rata. Di negara maju perkembangan teknologi berlangsung cukup cepat. Sedangkan dinegara berkembang perkembangan kebutuhan akan barang atau jasa lebih cepat daripada teknologi.
  4. Keterbatasan produsen dalam memproduksi. Keterbatasan produsen dalam memproduksi disebabkan sumber daya manusia masih rendah dan pemakaian teknologi yang masih sederhana.
  5. Bencana alam. Bencana alam menyebabkan sumber daya rusak dan tidak ada.

C. Faktor penyebab kebutuhan manusia tak terbatas
  1. Usia
  2. Pendidikan
  3. Teknologi
  4. Pendapatan
  5. Jumlah penduduk

II. Kebutuhan

Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia guna dalam rangka mempertahankan hidupnya. Permasalah ekonomi yang dihadapi manusia yaitu kerana jumlah alat kebutuhan manusia yang terbatas, sementara jumlah kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Maka, manusia harus bisa mengoptimalkannya dalam upaya memenuhi kebutuhannya.

A. Macam – macam kebutuhan


Kebutuhan manusia sangat beraneka ragam, kebutuhan manusia yaitu sebagai berikut :

  1. Kebutuhan manusia menurut tingkat kegunaan
  • Kebutuhan pokok (primer) merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi guna melangsungkan hidupnya. Misalnya makan & minum, tempat tinggal dll.
  • Kebutuhan tambahan (sekunder) merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi setelah kebutuhan pokok. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi manusia akan tetap bisa hidup. Misalnya kebutuhan informasi.
  • Kebutuhan barang mewah (tersier) merupakan tuntutan akan barang mewah yang muncul setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Misalnya perhiasan.
  • Kebutuhan kuarter adalah kebutuhan yang hanya bisa dipenuhi oleh orang – orang tertentu saja. Misalnya lukisan antik

     2.  Kebutuhan menurut waktu pemenuhan
  • Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang dan sifatnya yang rutin. Kebanyakan barang yang diperlukan merupakan kebutuhan pokok. Misalnya makan & minum.
  • Kebutuhan masa depan adalah pemenuhan kebutuhan yang sudah disiapkan jauh dari hari sebelumnya. Misalnya pendidikan anak.
  • Kebutuhan tidak terduga adalah kebutuhan yang pemenuhannya tidak diduga atau secara tiba – tiba. Misalnya biaya perawatan kecelakaan.
  • Kebutuhan sepanjang waktu adalah kebutuhan yang diperlukan sepanjang waktu dan lama atau sepanjang waktu. Misalnya kebutuhan menuntut ilmu.
     3.  Kebutuhan menurut bentuk dan sifatnya
  • Kebutuhan jasmani (materiil) adalah kebutuhan yang diperlukan untuk memenuhi keperluan jasmani manusia. Misalnya makan dan bertempat tinggal.
  • Kebutuhan rohani (spiritual) adalah kebutuhan yang sifatnya tidak berwujud dan diperlukan untuk memenuhi keperluaan jiwa. Misalnya pendidikan.

     4.  Kebutuhan menurut subjek yang membutuhkan
  • Kebutuhan individu (perorangan) adalah kebutuhan antara orang yang satu dengan orang yang lainya berbeda. Misalnya pekerjaaan.
  • Kebutuhan kolompok (kolektif) adalah kebutuhan yang diperlukan oleh sekelompok orang secara bersamaan. Misalnya jalan raya.

B. Macam – macam barang
  1. Cara memperoleh
  • Barang ekonomi adalah barang yang jumlahnya terbatas dan cara memperolehnya  memerlukan pengorbanan. Misalnya pakaian, makanan, minuman dll.
  • Barang bebas adalah barang yang tersedia dalam jumlah yang benyak melebihi jumlah yang dibutuhkan manusia, sehingga dapat diperoleh tanpa pengorbanan. Misalnya sinar matahari, udara, angin dll.
  • Barang illith adalah barang yang jika jumlahnya berlebihan akan merugikan manusia atau bahkan membahayakannya. Misalnya api dan air.

     2.  Cara penggunaannya
  • Barang konsumsi adalah barang yang bisa langsung digunakan manusia guna memebuhi kebutuhannya. Misalnya pakaian.
  • Barang produksi adalah barang yang digunakan manusia secara tidak langsung guna memenuhi kebutuhannya. Misalnya barang baku.

     3. Segi kegunaannya
  • Barang substitusi adalah barang yang dapat dipakai sebagai pengganti fungsi barang lainnya. Misalnya singkok pengganti beras.
  • Barang komplementer adalah barang yang penggunaannya harus dengan barang lainnya. Misalnya mobil dengan bensin.

     4. Proses pembuatannya
  • Barang mentah adalah barang yang belum bisa digunakan tanpa harus diproses terlebih dahulu. Misalnya bijih besi.
  • Barang setengah jadi adalah barang yang masih memerlukan proses produksi untuk dijadikan bahan yang siap pakai. Misalnya benang.
  • Barang jadi adalah barang yang sudah siap dikonsumsi. Misalnya pakaian.


Demikianlah yang dapat saya sampaikan tentang hubungan antara kelangkaan sumber daya dengan kebutuhan manusia. Semoga bermanfaat bagi anda.

Thursday, June 23, 2016

Kenampakan Permukaan Bumi di Lingkungan Alam Sekitar

Kenampakan Permukaan Bumi di Lingkungan Alam Sekitar


Kenampakan permukaan bumi. Kenampakan permukaan bumi di lingkungan sekitar sangatlah beragam. Bentuk permukaan daerah pantai tentu berbeda dengan daerah pngunungan. Didaerah pantai permukannya lebih datar dibandingkan didaerah pegunungan yang permukaan jalan cenderung menanjak dan berliku–liku.

A. Bentuk permukaan bumi

Bentuk permukaan bumi sangatlah tidak rata. Adanya gunung, dataran tinggi, dataran rendah, lembah, bukit, laut dll. Membuktikan bahwa permukaan bumi tidak rata. Perbedaan tinggi rendahnya suatu permukaan bumi disebut relief. Banyak macam-macam bentuk permukaan bumi yang dapat kita lihat dengan peta. Peta adalah gambaran permukaan bumi. Permukaan bumi dibagi menjadi 2 yaitu daratan dan perairan.

1. Daratan

Daratan adalah permukaan bumi yang tidak digenangi air. Daratan yang sangat luas disebut benua. Sedangkan daratan yang lebih kecil dari benua disebut pulau. Contoh daratan yaitu gunung, bukit, padang rumput, padang pasir dll.
  • Gunung adalah permukaan bumi yang menonjol ke atas. Gunung merupakan permukaan yang paling tinggi dari daerah lain. Gunung dibagi menjadi 2 yaitu gunung mati dan gunung berapi. Gunung mati yaitu gunung yang sudah tidak aktif lagi dan sudah tidak mengeluarkan asap. Sedangkan gunung berapi yaitu gunung yang masih aktif dan sewaktu-waktu dapat meletus. Kumpulan dari beberapa gunung yang saling menyambungkan disebut dengan pegunungan.
  • Bukit adalah permukaan bumi yang lebih rendah dari gunung. Contoh bukit yaitu bukit tinggi yang berada di Sumatra Barat. Suatu daerah yang memiliki banyak bukit disebut perbukitan.
  • Dataran adalah bagian permukaan bumi yang tingginya hampir sama dengan daratan. Dataran dibagi menjadi 2 yaitu dataran tinggi dan dataran rendah. Dataran tinggi yaitu daerah yang datar dimana letak ketinggiannya lebih dari 400 meter yang terdapat di daerah pegunungan. Sedangkan dataran rendah yaitu daerah yang datar dimana letak ketinggiannya antara 0 – 200 meter yang terdapat di daerah pantai.
  • Lembah adalah wilayah daratan yang letaknya lebih rendah daripada dataran rendah. Lembah ada 2 yaitu jurang dan ngarai. Jurang yaitu lembah yang letaknya lebih dalam, sempit dan dindingnya curam. Sedangkan ngurai yaitu lembah yang letaknya dalam namun luas dan dindingnya juga curam.
  • Padang pasir adalah wilayah daratan yang sangat luas dan terdapat pasir. Padang pasir ini sering disebut gurun. Didaerah ini bersuhu panas dan tidak ada tumbuhan selain tumbuhan kaktus.

2. Perairan

Perairan adalah permukaan bumi yang digenangi oleh air. Bumi kita terdapat lebih banyak perairan daripada daratannya.
  1. Lautan adalah wilayah perairan yang sangat luas. Lautan terdiri dari samudra, laut, selat dan teluk.
  • Laut yaitu daerah yang membentuk cekungan yang sangat dalam dan berisi air. Contoh, laut Jawa
  • Samudra yaitu daerah lautan yang sangat luas dan dalam. Contoh, samudar Atlantik.
  • Teluk yaitu bagian permukaan laut yang menjorok ke daratan. Contoh, teluk Jakarta.
  • Selat yaitu bagian laut yang letaknya sempit diantara beberapa pulau. Contoh, selat Sunda.

     2. Sungai adalah kumpulan air yang berada di daratan dimana alirannya besar. Sungai terbentuk secara              alami tanpa campur tangan manusia. Air sungai mengalir dari daerah yang tinggi menuju daerah yang 
         rendah. Sungai memiliki beberapa bagian yaitu :
  • Hulu yaitu bagian yang sangat tinggi dari sungai.
  • Hilir yaitu bagian yang sangat rendah dari sungai.
  • Muara yaitu tempat berakhirnya sungai mengalir.

     3.  Danau adalah daratan yang berbentuk cekungan sangat luas dan terdapat genangan air. Danau ini ada           yang alami dan buatan. Danau alami terjadi karena akibat letusan gunung berapi. Sedangkan buatan               terjadi karena sengaja dibuat manusia untuk kepentingan umum.

B.Bentuk permukan dasar laut

Bentuk permukaan dasar laut juga tidak rata seperti halnya daratan. Bentuk permukaan bumi ada 4 yaitu sebagai berikut :
  1. Paparan adalah bentuk dasar laut yang berada ditepi benua yang memiliki kedalaman 200 meter. Contoh, paparan sunda.
  2. Cekungan adalah bentuk lembah laut yang memilki kedalaman sekitar 5000 meter. Contoh, cekungan banda.
  3. Palung adalah lembah laut yang sempit, dalam dan memiliki dinding yang curam. Contoh, palung laut Mindanau di Philipina.
  4. Gunung laut adalah gunung yang tidak sampai ke permukaan laut.


Demikianlah yang dapat saya sampaikan tentang kenampakan permukaan bumi di lingkungan alam sekitar. Semoga 

Disqus Shortname

Ad Inside Post

Comments system